Bagi anda yang kesehariannya
berhubungan kerja dengan perangkat komputer/ laptop mungkin kadang anda merasa
jengkel karena laptop atau komputer anda semakin lama terasa kinerjanya menurun
(lelet / lemot). 2 faktor utama yang menjadi penyebanya yaitu dari sisi hardware (perangkat keras) nya yang
sudah udzur atau karena software
(perangkat lunak) nya, namun kebanyakan ketika komputer setelah di install
ulang kinerjanya bagus ternyata setelah 2/3 bulan atau kurang perangkat anda
kinerjanya menurun. Anda dapat mencoba beberapa trik dan tips di bawah ini :
1. Cek
apakah komputer anda terkena virus, anda dapat mencoba mengunduh aplikasi anti
virus antara lain :
a. Anti
Virus Lokal
antivirus
lokal buatan indonesia yang saat ini sangat efektif digunakan untuk mengatasi virus
lokal yang biasanya melakukan serangan hidden
file (penyembunyian file) atau dengan pembuatan short cut (pintasan file) palsu. Beberapa aplikasi ini antara lain
yaitu :
b. Anti
Virus Internasional
Anti virus
internasional ini sangat ampuh untuk mengatasi virus dari luar negeri atau yang
disebarkan melalui internet atau dari aplikasi yang anda dapatkan tetapi sudah
terinfeksi virus. Beberapa aplikasi anti virus internasional ini ada yang versi
berbayar atau ada juga yang gratis dengan batasan lisensi / fasilitas tertentu.
Beberapa anti virus tersebut antara lain :
Untuk review masing-masing anti virus insya
Allah akan penulis sampaikan di lain kesempatan beserta cara mengetahui dan
membasmi virus secara manual.
2. Menghapus
file sampah, temporari dan file sisa dari proses aplikasi yang berjalan.
Dalam
proses bekerjanya komputer melakukan banyak sekali proses pemindahan,
penyimpanan, dan penghapusan file aplikasi yang tidak di tampilkan kepada user (pengguna), karena itu semakin lama
komputer berjalan file-file ini akan terus bertambah dan dapat mengakibatkan
kinerja komputer menjadi berkurang.
Untuk
melakukan pembersihan file sampah dapat anda lakukan beberapa cara antara lain
:
a. Otomatis
dengan aplikasi bawaan Windows (98,2000,XP,Vista,7)
·
Klik start – run – ketik “cleanmgr” tanpa tanda
kutip (untuk masuk ke run dapat pencet dan tahan logo windows ÿ dan klik R), atau
·
Klik tombol Start - All Programs – Accessories – System Tools –
Disk Cleanup
b. Dengan
cara manual antara lain yaitu menghapus isi dari beberapa folder di bawah ini
(hati-hati):
·
Direktori WINDOWS\Prefech. Hapus semua isi di
direktori Prefech (folder jangan di hapus)
·
Direktori WINDOWS\Temp. Hapus semua isi di
direktori Temp (folder jangan di hapus)
·
Hapus file yang ada di Recycle bin
3. Melakukan
Defragment, Defragment adalah proses penataan file-file pada harddisk, apabila
harddisk di ibaratkan seperti almari baju, kemudian baju yang kita taruh disitu
berantakan tentunya kita akan kerepotan dalam mencari baju dan menambah waktu
pencarian baju hal tersebut berlaku pula pada file di harddisk kita, semakin
sering kita melakukan penambahan, pemindahan atau penghapusan file, tatanan
data di komputer kita juga akan semakin berantakan. Untuk itu di sediakan tools (alat) penata yaitu dengan cara :
a. Klik
start – run - ketik “dfrg.msc” tanpa tanda kutip (untuk masuk ke run dapat
pencet dan tahan logo windows ÿ
dan klik R), atau
b. Klik
menu Start – All Programs – Accessories – Disk Defragmenter
kemudian
lakukan defragment pada masing-masing drive.
4. Pengecekan
pada drive yang bermasalah, drive atau harddisk kita bermasalah dapat terjadi
ketika komputer sedang di gunakan tetapi mati (dimatikan tidak sesuai prosedur)
akibatnya file tersebut terbaca dengan tidak sempurna atau bahkan file tersebut
menjadi rusak. Hal itu juga menyebabkan kinerja komputer menjadi tidak
maksimal. Untuk itu di perlukan check
disk / disk error checking pada
masing-masing drive komputer atau disk yang ketika di akses terasa berat
padahal hanya ada beberapa file atau bahkan ada file yang tidak terbaca
(langkah ini juga dapat digunakan sebagai salah satu cara untuk mencoba
memperbaiki perangkat removable disk seperti flashdisk, memmory mmc, micro
sd). Langkah melakukan nya adalah masuk dulu ke Windows Explorer (Klik
kanan Start – Pilih Explore) kemudian klik kanan pada drive yang ingin di cek
kemudian pilih Properties – Tools – Error Checking kemudian Klik Check Now.
Setelah muncul tampilan check disk
berikan tanda centang pada 2 opsi tersebut atau salah satunya, kemudian klik
start.
5. Mengoptimalkan
system dengan progam bantuan atau
secara manual. Aplikasi pengoptimalkan system antara lain yaitu melakukan proses
pembersihan atau perbaikan Registry
akibat dari kesalahan pengguna dalam menjalankan aplikasi atau dari kinerja
aplikasi itu sendiri yang tidak sesuai, mempercepat tampilan loading windows,
mempercepat start up windows apabila setelah login screen atau welcome
screen pada tampilan desktop anda tidak bisa mengklik start (harus menunggu
beberapa menit setelah aplikasi antivirus
dan lain-lain dimunculkan). Beberapa cara yang dapat anda gunakan antara lain :
a. Unduh
salah satu aplikasi dibawah ini :
·
CCleaner :
www.piriform.com/ccleaner/download
·
RegClean :
www.regclean.com/download.php
·
Fcleaner :
www.fcleaner.com/download.htm
·
System Optimize Expert : www.systemoptimizeexpert.com/download.html
·
Uniblue Power Suite : http://www.uniblue.com/software/powersuite/
·
Windows Doctor : www.windowsdoctor.com/
b. Cara
manual untuk mempercepat start up komputer
Klik Start
– Run – Ketik “msconfig” tanpa tanda kutip, kemudian klik pada tab start up,
kemudian hilangkan tanda centang pada aplikasi yang tidak ingin anda jalankan
saat start up (selain anti virus boleh di hilangkan semua), kemudian restart komputer anda dan lihat
hasilnya. Jika ternyata ada aplikasi yang ingin anda aktifkan saat start up
anda dapat melakukan centang kembali sesuai dengan langkah yang sama.
Untuk
review aplikasi maintenance &
optimization komputer dan cara manual mempercepat komputer insya Allah penulis bahas di lain kesempatan.
6. System Restore, system restore digunakan
untuk melakukan restore
(mengembalikan) konfigurasi komputer pada tanggal tertentu (komputer jika system restore nya aktif maka dapat
melakukan check point yang dapat
digunakan untuk mengembalikan settingan konfigurasi komputer) untuk mengecek
apakah system restore anda aktif atau tidak dapat dengan cara klik kanan My
Computer kemudian pilih properties atau dengan cara klik tahan tombol windows ÿ dan klik tombol pause
break kemudian klik pada tab system
restore lihat status sytem restore jika
tertera monitoring berrti system restore aktif. Setelah aktif anda dapat
menggunakan fasilitas system restore ini dengan cara klik Start – All Programs
– Accessories – System Tools – System Restore. Kemudian klik Restore computer
to an earlier time, kemudian klik tanggal checkpoint
untuk mengembalikan settingan dan kondisi komputer pada saat itu, kemudian klik
next.
Sistem ini
juga dapat di pergunakan untuk memperbaiki komputer yang terjadi salah install
atau salah konfigurasi atau terkena virus yang belum parah. Sebagai catatan
tambahan system restore juga sering
digunakan sebagai tempat virus bersembunyi oleh karena itu sering-seringlah
update antivirus anda supaya system
restore dan system yang lain juga
berjalan dengan optimal.
Demikian
artikel ini penulis persembahkan bagi anda semua terutama yang masih
benar-benar awam dengan komputer, semoga tips sederhana ini dapat bermafaat dan
insya Allah lain kesempatan akan penulis bahas dengan lebih rinci lagi. Terima
kasih.
Penulis
Aryo (founder IT Community : Dieng Cyber /
Guru TIK )




No comments:
Post a Comment